Tampilkan postingan dengan label Babi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Babi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Juli 2013

Naniarsik

Salah satu masakan favorit suamiku adalah Naniarsik atau aku biasa menyebutnya arsik. Ini adalah makanan khas batak yang belum [pernah aku temukan ditempat lain. Rasanya sangat khas, karena selain menggunakan bumbu yang umum juga menggunakan bumbu khas batak seperti andaliman, asam gelugur dan rias (kecombrang). Aku dan suami paling suka kalau arsik ini terasa lebih kecut..entah mengapa ya..menurut kami rasanya segar kalau kecut. Hihihihi...
Biasanya setiap kali mau masak makanan batak aku selalu telpon mamaku dan mengkonfirmasi setiap resep. Supaya nantinya rasa masakanku mirip seperti masakan mamaku..walaupun sebenarnya masakan mamaku sulit untuk ditandingi. Hehehehe...tapi paling tidak hasil masakanku mendekati masakan mamaku lah..*10 - 12 kalo aku bilang* ;)

Sejujurnya sih ya..kecintaanku pada kuliner nusantara, khususnya batak, tidak saja karena rasanya yang enak tapi juga karena ingin kuliner tradisional ini bisa terus lestari dan suatu hari akan digemari juga oleh generasi kita selanjutnya. Bahkan kalau disuruh milih, lidahku pasti lebih suka dengan makanan Indonesia dibanding makanan negara lain. Aku lebih suka tempe mendoan dan bakwan jagung dibanding burger dan hotdog. Aku lebih suka naniarsik dibanding steak. Tapi balik lagi ya..ini soal selera ;)
Bahan:
1 kg daging babi muda bagian samcan (aslinya sih resep ini pakai ikan mas)
10-15 lonjor kacang panjang, potong-potong sepanjang telunjuk(bisa ditambahkan rebung dan kemangi juga kalau suka)
3-4 gelas air
Bumbu:
10 siung bawang merah
5 siung bawang putih
7 buah cabe merah 
2 butir kemiri
1-2 ruas jari kunyit yang sudah tua
5 batang sereh (ambil bagian putihnya saja dan iris-iris)
1 ruas jari jahe
2 ruas jari lengkuas (Bisa dihaluskan ataupun dimemarkan saja)
1 sdm andaliman
garam secukupnya
Pelengkap:
5-10 lembar asam gelugur (kalau tidak ada bisa diganti air jeruk nipis)
bunga kecombrang secukupnya
2 lembar daun jeruk

Cara Membuat:
1. Haluskan semua bumbu. Didihkan air beserta bumbu halus. Dan letakkan batang sereh yang sudah diambil bagian putihnya didasar penggorengan yang berfungsi sebagai alas dan tentunya menambah nikmat rasa arsik nantinya.
2. Setelah mendidih masukkan daging, asam gelugur dan daun jeruk. Masak hingga daging empuk dan matang. Gunakan api kecil agar bumbu meresap sampai kedalam daging.
3.Bila daging sudah empuk masukkan kecombrang dan kacang panjang, masak hingga matang. Cicipi garamnya dan bila dirasa cukup matikan api. Angkat dan hidangkan.



Senin, 10 Juni 2013

Saksang 'Batak Traditional Dish'

Saksang adalah salah satu menu non halal khas Sumatera Utara. Terbuat dari daging babi yang dicampur berbagai rempah dan tidak lupa darah. Untuk yang tidak terbiasa pasti terdengar menjijikkan tapi inilah uniknya kuliner nusantara kita, bagi sebagian orang menjijikkan tapi bagi yang lain sunggugn nikmat rasanya #ProudtobeIndonesian #Proudtobebatak


Sejarah mengapa dinamakan Saksang aku pun tidak tau. Hmmm...mungkin harus nanya sama orang tua jaman dulu ya...
Next time kalau aku sudah tau sejarahnya akan aku post ke sini yaa..Ya sudahlah..tanpa berpanjang kisah mari kita lihat resepnya.
Bahan:
1 kg daging babi (bagian lemak berlapis daging alias samcan), iris-iris kecil
Darah babi secukupnya (beri campuran garam dan jeruk nipis agar darah tidak menggumpal)
Bumbu Dihaluskan:
15 siung bawang merah
8 siung bawang putih
2 ruas jari lengkuas
4 batang sereh ( bisa dimemarkan atau dihaluskan bagian putihnya
saja)
1 sdm ketumbar
1 sdm andaliman ( bila ada )
garam secukupnya
Bumbu pelengkap:
5 lbr asam gelugur (kalau tidak ada boleh diganti jeruk nipis )
Air secukupnya
Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus hingga wangi dan matang, kemudian masukkan daun jeruk, aduk rata sebentar, kemudian masukkan daging babi dan aduk sampai bumbu tercampur rata. Tutup sampai daging berair.
2. Bila air dari daging mulai menyusut tambahkan air secukupnya dan biarkan sampai daging empuk dan matang.
3. Kemudian masukkan asam gelugur atau air jeruk nipis dan tunggu hingga asamnya terasa. Lalu masukkan darah hingga daging berubah warna dan biarkan sampai mendidih. Cicipi garamnya, matikan api dan siap dihidangkan.

Rabu, 01 Mei 2013

Capcay Ala Astri

Siapa yang tidak kenal masakan satu ini? Meskipun dia dikenal sebagai salah satu Chinese cuisine (walaupun bukan otentik yaa..) tapi entah mengapa seluruh rakyat negri ini mengenalnya dan bahkan sangat sedikit yang ngga doyan sama si capcay ini. Aku adalah penyuka sayur-sayuran, secara didikan keluarga yang mewajibkan makan sayur membuat aku ga bisa makan dengan nikmat kalau tidak ada sayur.

Konon kata seorang teman Tionghoa, capcay berarti masakan yang terdiri dari 7 jenis sayuran. Tapi pada prakteknya kadang-kadang aku buat kurang dari 7 jenis kadang juga lebih. Pokoknya suka-sukanya yang masak deh..hihihi..Kali ini aku campurin dengan yang non halal yaitu babi. Entah mengapa menurutku rasanya jadi lebih manis (padahal ngga pake gula lhoo..karena aku paling anti masukin gula kedalam masakan).
Pokoknya masakan ini nikmatnya tiada tara, aku kalo sudah masak sayur ini ga akan makan nasi. Isinya capcay doang sepiring penuh (rakus.com) :p

Anyway busway..ini dia resepnya..
Bahan:
1 buah wortel ukuran sedang/besar
1 kuntum brokoli (berat sekitar 250 gr)
10-15 batang buncis, potong memanjang (5 cm)
4 lembar kol, potong ukuran 4x4cm
5 lembar jamur kuping, potong sesuai selera
5 buah jagung muda ukuran sedang, potong serong
6 lembar sawi putih, potong-potong
2 batang daun bawang, potong sesuai selera
10 buah bakso potong menjadi 4 bagian
Daging babi secukupnya (kalau bisa yang ada sedikit lemaknya supaya lebih enak)
Bawang Bombay diiris 
Bumbu Halus: 
4 Siung bawang merah
5 siung bawang putih 
Merica secukupnya
Garam secukupnya
Pelengkap:
1 sdm saus tiram (ngga dipake pun tetep enak koq)
Air secukupnya
Cara Membuat:
1. Tumis bumbu halus hingga harum dan masukkan bawang bombay. Aduk hingga bawang bombay layu.
2. Masukkan daging babi, aduk rata dan biarkan sampai minyak dari dagingnya keluar. Lalu tuang air sampai daging terendam dan biarkan sampai daging empuk dan matang.
3. Masukkan bakso, jagung muda, jamur kuping dan wortel, aduk rata dan tambahkan air secukupnya bila dirasa air sudah menyusut (jangan terlalu banyak nanti jadinya sup dong yaa :) )
4. Masukkan brokoli dan buncis, aduk sebentar lalu masukkan sawi putih dan kol. Setelah layu aduk sebentar. masukkan daun bawang dan matikan api.
Capcay siap disantap :)

Note: 
Sebaiknya jangan memasak sayur terlalu lama, selain enzim sayuran menjadi rusak rasanya sudah tidak kriuk-kriuk lagi dan warnanya pun sudah tidak cantik lagi.

Selamat mencoba...

Selasa, 30 April 2013

Sup Kimlo Variasi

Saat cuaca dingin bahkan siang yang terik rasanya sup selalu cocok untuk disantap. Entah mengapa sup seolah seperti hidangan segala musim. Berhubung Solo sedang panas-panasnya dan semalam aku pun tiba-tiba kangen nge-sup akhirnya menu makan siangku hari ini adalah Sup Kimlo Variasi. Kenapa pake variasi segala? Soalnya ada beberapa bahan yang aku ganti dan hilangkan. Karena nasehat dari mamaku si master chef (baca: master cep) dan juga karena ada beberapa bahan yang aku ngga doyan seperti mihun hongkong dan bunga sedap malam.

Jadi inilah dia resepnya setelah aku utak-atik sedikit :)
Bahan:
1/2 Kg Tulang/Rusuk Babi
10 butir bakso ikan, belah dua
10 butir telur puyuh
1 buah wortel (cukup besar), potong-potong serong dengan ketebalan 1/2 cm
5 lembar jamur kuping potong empat 
Kembang tahu secukupnya (potong-potong sesua selera dan rendam didalam air sampai lembek)
Brokoli secukupnya (aku suka buatnya banyak)
2 buah kentang ukuran sedang potong-potong (aku ngga pake karena sup jadi cepat basi)
1 liter air
Bunga sedap malam secukupnya (aku ngga pake, baunya agak aneh menurutku)
Daun bawang & seledri iris halus untuk taburan

Bumbu Halus:
4 siung bawang putih
1/2 bawang bombay ukuran sedang
Batang daung bawang (ambil bagian putihnya saja 3 batang)
Merica secukupnya
Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Rebus tulang/rusuk babi dalam 1 liter air sampai empuk.
2. Masukkan jamur kuping dan biarkan sampai mendidih.
3. Tumis bumbu halus hingga harum dan masukkan kedalam panci rebusan sup.
4. Masukkan wortel dan bakso aduk 1-2 kali dan biarkan sampai wortel setengah matang. Cicipi garamnya dan beri tambahan garam bila kurang asin.
5. Masukkan telor puyuh dan kembang tahu. 15 detik kemudian masukkan brokoli dan daun bawang & seledri aduk sampai rata dan begitu mendidih matikan api.
6. Angkat dan siap disajikan.
Tips:
* Jangan memasak brokoli terlalu lama karena nutrisinya akan hilang. Maksimal 30 detik langsung matikan karena proses pemasakan masih terus berlangsung dalam kuah sup yang panas.
* Cuci jamur kuping sebanyak 4-5 kali. Karena jamur ini termasuk kotor dan bila kurang bersih dicuci bisa menyebabkan sakit perut bahkan diare.
* Bila ingin menggunakan mihun hongkong masukkan dipiring saji bila ingin dimakan supaya tidak terlalu lembek.
* Tambahkan perasan jeruk nipis didalam sup saat akan dimakan akan menambah rasa segar sup kimlo tersebut.