Jumat, 29 November 2013

Bakso Daging Ayam

Komentar pertama melihat foto ini adalah...ngga bangeettttt!!! ga menggoda sama sekali :( tapi dari pada ga di post jadi mubazir juga. Ya sudahlah..jangan fokus fotonya tapi fokuslah pada resepnya yang tidak gagal malah jadi rebutan saat bakso party sabtu lalu dirumahku. Hihihihi..

Resepnya aku peroleh dari web Mba Endang...rasanya memang tidak mengecewakan. Kenyal dan teksturnya pun mulus. Memang sih ada sedikit modifikasi tapi tidak mengubah apa yang dituliskan mba Endang koq. Anyway...makasi mba Endang..you are one of my culinary hero :*
Bakso Daging Ayam
Resep: www.justtryandtaste.com (Modifikasi dari Meatballs Ala Don)
Modifikasi: Astri Fransiska
Bahan bakso:
- 500 gram daging ayam (aku pakai dada dan paha yang di fillet)
- 125 ml air es
- 1 sendok makan kecap ikan
- 1 sendok teh garam, tambahkan jika kurang asin
- 1/2 sendok makan gula pasir 
- 1/2 sendok makan minyak goreng
- 2 sendok makan tepung maizena
- 1 1/4 sendok teh baking powder
- 1/2 sendok teh baking soda
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (aku ngga pake)
Lainnya:
- Air es untuk merendam bakso (aku malah lupa merendam :D)
Bahan kuah:
- 2 liter air kaldu dari air rebusan bakso plus tulang-tulang ayam
- 2 sendok teh kaldu bubuk 
- 5 siung bawang putih, haluskan
- 2 sendok makan kecap ikan
- 1 sendok teh merica bubuk
- 2 sendok teh garam
- 2 batang daun bawang
- bawang merah goreng sebagai taburan
- minyak untuk menumis

Cara membuat:
1.Siapkan daging ayam, anda bisa menggunakan bagian daging ayam di dada atau paha. Saya memilih untuk menggunakan keduanya. Potong-potong dadu kemudian haluskan dalam food processor hingga benar-benar halus. Jika daging telah halus, tambahkan 5 sendok air es ke dalam gilingan daging. Tambahkan air es sesendok demi sesendok. Terus proses hingga cincangan daging membentuk gumpalan. Matikan food processor. Tuangkan daging ke dalam mangkuk besar.  Siapkan mangkuk kecil, masukkan sisa air es, kecap ikan, garam, gula, kaldu bubuk, baking powder, baking soda, merica, minyak goreng dan tepung maizena ke dalam mangkuk. Aduk hingga rata.  Tuangkan larutan tepung ke permukaan adonan daging, aduk perlahan dan biarkan cairan terserap. Kemudian aduk hingga benar-benar merata. 

Siapkan mangkuk berisi air es. Basahi tangan anda, ambil adonan kemudian bantingkan ke mangkuk, lakukan hal ini sekitar 15 kali atau hingga gumpalan adonan terlihat smooth, shiny dan elastis. Ketika disentuh terasa kenyal. Jika tangan anda lengket saat membanting adonan maka segera celupkan ke dalam air es. Fungsi banting-membanting ini adalah untuk memastikan serat daging terlepas dan tidak saling menggumpal serta untuk membuat adonan menjadi kompak.
Tutup permukaan mangkuk dengan plastik wrap dan bekukan selama 30 menit didalam freezer.
2. Jika telah 30 menit siapkan panci berisi air dan rebus hingga mendidih. Kemudian matikan apinya.
3. Keluarkan adonan bakso dari freezer dan bulat-bulatkan menggunakan dua buah sendok. Masukkan kedalam air (tanpa menyalakan api). Bila semua adonan sudah selesai dan masuk kedalam panci, nyalakan api kecil dan tunggu sampai bakso mengapung semua. Angkat.
Note: Penting untuk diperhatikan adalah jangan merebus bakso dengan api besar hingga air mendidih/bergolak. Karena akan membuat tekstur bakso menjadi kasar mirip bakso urat.
Kuah:
Siapkan wajan, beri 1 sendok makan minyak. Masukkan bawang putih dan tumis hingga harum dan matang. Angkat.
Siapkan panci berisi air rebusan bakso, tambahkan tulang belulang ayam (jika ada). Tambahkan tumisan bawang putih, kecap ikan, merica bubuk, dan kaldu bubuk. Rebus hingga mendidih, masukkan bakso dan daun bawang. Masak hingga matang. Cicipi rasanya. Angkat.



Pastel Tutup

Setelah berbulan-bulan tidak posting apa-apa di blog ini akhirnya nge-post juga. Efek kamera yang masuk rumah sakit bikin jadi blogging blue dan ga semangat baking. Karena ujung-ujungnya pasti ga akan bisa difotoin dengan indah. Hehehehe..liat aja nih foto pastel tutup panggang yang cuma pakai handphone. Sungguh seolah kembali ke masa jahiliah deh *nangis kejer inget si D5100*

Postingan kali ini adalah soal pastel tutup. Sebenarnya ini bukan masakan jenis baru, tapi entah kenapa dari dulu tidak pernah tertarik untuk membuatnya. Tapi beberapa waktu lalu iseng-iseng beli buku resep diskonan salah satunya memuat aneka resep pastel tutup. Dan kebetulan aku undang beberapa teman ke rumah maka jadilah ada tujuan dan 'korban' untuk menghabiskan si pastup ini.

Kata semua yang makan termasuk suamiku rasanya enak banget ga kalah sama macaroni schotel. Dan menurutku bagian paling aku suka adalah permukaan kentangnya yang agak kriuk-kriuk gurih itu benar-benar bikin piring cepat kosong. Hihihihihi..*rakus dot com*
(ini dia penampakan pastup yang tinggal separuh :D)

Resep: Pastel Tutup (Dewi Priyatni)
Modifikasi: Astri Fransiska
Bahan Isi:
1 ekor ayam, rebus, potong dagingnya seukuran dadu
50 gr soun, rendam dalam air, tiriskan dan potong-potong
15 butir telur puyuh, rebus dan belah menjadi dua
150 gr jamur merang, cuci dan iris-iris
25 gr jamur kuping, rendam sampai mekar, iris-iris dan tiriskan
4 siung bawang putih, cincang
1 sdm tepung maizena, cairkan dengan sedikit air
1 buah bawang bombai, cincang
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam (tambahkan bila dirasa kurang asin)
1 sdm gula pasir 
3 sdm margarin
125 ml kaldu ayam (diambil dari perebusan ayam)
300 ml air
Bahan Kulit:
1 kg kentang kukus, haluskan
2 sdm susu bubuk
2 butir telur, kocok lepas
1 sdt garam
1/2 sdt pala bubuk (aku pakai biji pala yang diulek halus)
Untuk Olesan:
1 butir kuning telur
1 sdm margarin
Cara Membuat:
Isi:
1. Tumis bawang putih dengan margarin hingga kuning, lalu masukkan bawang bombai, aduk hingga layu.
2. Masukkan daging ayam, suun, jamur merang, jamur kuping, merica bubuk, garam, gula dan kaldu ayam. Aduk rata dan masak hingga mendidih.
3. Tambahkan air, aduk rata dan masak hingga matang. Kemudian masukkan cairan tepung maizena, aduk rata dan masak hingga kuah sedikit mengental, angkat.
4. Tuang kedalam pinggan tahan panas lalu letakkan telur puyuh menyebar diatasnya.
Kulit:
1. Campur kentang, susu bubuk, telur, garam dan pala bubuk. Aduk rata.
2. Letakkan diatas bahan bahan isi tadi dan ratakan.
3. Olesi permukaan kentang dengan kocokan kuning telur dan margarin. Kemudian garis-garis dengan garpu agar bertekstur. Panggang dalam oven 200 dercel selama 30 menit, panggang hingga kecoklatan. Angkat dan hidangkan dengan saos sambel.
Selamat mencoba :)